BERITA JEPANG

Halaman 45

Kaisar Naruhito Jepang Berulang Tahun ke-66
Domestik • 23 Feb

Kaisar Naruhito Jepang Berulang Tahun ke-66

Kaisar Jepang Naruhito merayakan ulang tahunnya yang ke-66 pada hari Senin. Menjelang hari jadinya, beliau menyempatkan diri berbicara kepada para wartawan di Istana Kekaisaran di Tokyo. Tahun ini menandai peringatan 15 tahun Gempa Bumi Besar Jepang Timur yang terjadi pada 2011 silam, serta 10 tahun Gempa Kumamoto tahun 2016. Kaisar mengungkapkan bahwa hatinya masih terasa pilu setiap kali mengingat betapa besarnya kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana-bencana tersebut di berbagai wilayah.

Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi Setelah Terjebak 5,5 Jam di Lift Tokyo Skytree
Domestik • 23 Feb

Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi Setelah Terjebak 5,5 Jam di Lift Tokyo Skytree

Sebanyak 20 orang, termasuk dua anak-anak, berhasil diselamatkan setelah terjebak di dalam lift Tokyo Skytree, Sumida, Tokyo selama lebih dari 5 jam. Tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut. Kepolisian Tokyo beserta petugas terkait melaporkan bahwa dua lift yang menuju dek observasi mendadak berhenti tak lama sebelum pukul 20:30 pada hari Minggu. Salah satu lift tersebut kosong, namun lift lainnya yang membawa 20 penumpang berhenti mendadak di ketinggian sekitar 30 meter di atas tanah.

Lomba Mengeruk Salju Digelar di Prefektur Yamagata, Jepang Timur Laut
Budaya • 23 Feb

Lomba Mengeruk Salju Digelar di Prefektur Yamagata, Jepang Timur Laut

Lebih dari 200 orang antusias mengikuti kompetisi mengeruk salju yang unik di wilayah yang terkenal dengan curah salju tebal dan pemandian air panasnya, yakni Prefektur Yamagata, Jepang bagian timur laut, pada hari Minggu. Kompetisi tahunan bernama Jimendashi ini diadakan di distrik Hijiori, desa Ohkura. Nama Jimendashi dapat diterjemahkan secara kasar sebagai “menggali mata air pertama”. Sebanyak 227 peserta yang tergabung dalam 44 tim turut ambil bagian. Mereka datang dari berbagai wilayah seperti Tokyo dan Kansai. Peserta dituntut menggali tumpukan salju hingga menyentuh tanah. Acara ini sengaja digelar pada periode ini untuk menarik minat para wisatawan mengunjungi pemandian air panas lokal setempat.

Peringatan Hari Takeshima Desak Penyelesaian Cepat Sengketa dengan Korea Selatan
Politik • 22 Feb

Peringatan Hari Takeshima Desak Penyelesaian Cepat Sengketa dengan Korea Selatan

Para peserta upacara Hari Takeshima secara tegas menyerukan penyelesaian sesegera mungkin terkait sengketa wilayah berlarut-larut atas Kepulauan Takeshima di Laut Jepang. Hingga kini, Korea Selatan secara de facto menguasai gugusan pulau tersebut, kendati Jepang juga gigih mengklaimnya. Pemerintah Jepang tak henti-hentinya bersikeras bahwa pulau-pulau itu merupakan kedaulatan sah alias bagian tak terpisahkan dari teritori Jepang, di mana pada saat yang bersamaan justru dieksploitasi dan diduduki secara ilegal oleh Korea Selatan.

Jepang dan AS Serukan Pelibatan Rusia dan China dalam Negosiasi Kontrol Senjata
Politik • 22 Feb

Jepang dan AS Serukan Pelibatan Rusia dan China dalam Negosiasi Kontrol Senjata

Jajaran pejabat senior di bidang pertahanan dan luar negeri dari Jepang dan Amerika Serikat mengadakan pertemuan penting di Washington pada hari Rabu. Pertemuan ini difokuskan guna membahas beragam upaya untuk terus meningkatkan kapasitas pencegahan sekaligus kemampuan merespons dari kedua negara sekutu tersebut. Delegasi AS yang hadir pada “Dialog Pencegahan Tambahan” (Extended Deterrence Dialogue) menyatakan bahwa pembicaraan multilateral mengenai pengendalian senjata sudah sangat mendesak. Hal ini menyusul berakhirnya pakta perjanjian kontrol persenjataan nuklir New START antara AS dan Rusia pada tanggal 5 Februari lalu.

Ketua Pajak Partai Berkuasa Jepang Khawatir dengan Tarif Baru Trump
Politik • 22 Feb

Ketua Pajak Partai Berkuasa Jepang Khawatir dengan Tarif Baru Trump

Ketua komisi pajak dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang telah menyampaikan kekhawatirannya atas pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait tarif baru sebesar 15 persen untuk banyak negara. Trump pada hari Sabtu menyatakan bahwa ia menaikkan tarif yang diumumkannya sehari sebelumnya dari 10 persen menjadi 15 persen. Langkah ini menyusul putusan Mahkamah Agung AS pada hari Jumat yang menyebutkan bahwa Trump melampaui kewenangannya dalam menggunakan undang-undang darurat federal untuk memberlakukan tarif global.