BERITA JEPANG

Budaya

Unik! Anak-anak di Yamagata Lestarikan Tradisi Membuat Sapu Magishima
Budaya • 30 Jan

Unik! Anak-anak di Yamagata Lestarikan Tradisi Membuat Sapu Magishima

Anak-anak di Prefektur Yamagata, Jepang utara, mencoba pengalaman membuat sapu tradisional yang dikenal sebagai sapu Magishima. Sapu-sapu tersebut telah dibuat di distrik Magishima, Kota Shonai selama berabad-abad, dan dikenal kuat serta tahan lama. Anak-anak dari sebuah taman kanak-kanak di kota tersebut membuat sapu miniatur dengan menggunakan millet (sejenis biji-bijian) sapu yang mereka bantu tanam. Dengan bantuan dari orang tua mereka, anak-anak mengikat sekumpulan millet sapu dengan tali, dan membuat sapu sepanjang sekitar 20 sentimeter.

Unik! Sawah di Nagano Disulap Jadi Arena Skating untuk Siswa SD
Domestik • 29 Jan

Unik! Sawah di Nagano Disulap Jadi Arena Skating untuk Siswa SD

Anak-anak di Jepang tengah memanfaatkan sawah padi yang luas sebagai lapangan es untuk berseluncur. Sekolah Dasar Suimei di Komoro, Prefektur Nagano, telah mengubah lahan seluas 30 meter x 10 meter menjadi tempat bermain musim dingin. Pada musim semi dan gugur, siswa kelas lima menanam padi di sana sebagai bagian dari program sekolah. Selama musim dingin, staf sekolah dan warga menyalurkan air sungai untuk membuat lapangan es bagi pelajaran pendidikan jasmani dan kegiatan lainnya.

Tidak ada lagi panda di Jepang karena kembar berangkat ke Cina
Domestik • 29 Jan

Tidak ada lagi panda di Jepang karena kembar berangkat ke Cina

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, Jepang tidak memiliki panda raksasa. Kemarin, kembar Xiao Xiao dan Lei Lei dikembalikan ke China dari kebun binatang di Tokyo. Kepergian mereka meninggalkan banyak orang bertanya-tanya apakah kekosongan itu akan pernah terisi. Panda tersebut lahir lima tahun yang lalu di Kebun Binatang Ueno. Mereka tampil terakhir pada hari Minggu di depan lebih dari 4.000 orang yang dipilih melalui lotere. Permintaan tinggi, dengan hanya satu peluang dari 24 untuk mendapatkan tempat.

Pembuat kerajinan di timur laut Jepang menampilkan boneka kayu 'hina' untuk perayaan Hari Perempuan
Budaya • 29 Jan

Pembuat kerajinan di timur laut Jepang menampilkan boneka kayu 'hina' untuk perayaan Hari Perempuan

Para pengrajin di Jepang timur laut sedang menampilkan boneka kayu “hina” yang dibuat untuk merayakan festival Perempuan yang akan datang pada tanggal 3 Maret. Karya tersebut didasarkan pada boneka tradisional daerah tersebut yang disebut “kokeshi”. Sebuah museum di kota Zao, Prefektur Miyagi menggelar acara tahunan yang menampilkan boneka “kokeshi bina” sebelum festival untuk berdoa agar pertumbuhan anak perempuan sehat. Para seniman dari daerah Tohoku menggunakan variasi lokal dari teknik tradisional untuk menciptakan wajah dan pola tubuh asli.

Situs piracy manga berbasis di China dipaksa untuk tutup
Hiburan & Entertainment • 29 Jan

Situs piracy manga berbasis di China dipaksa untuk tutup

Sebuah grup industri Jepang mengatakan bahwa sebuah situs piracy manga berbasis di Tiongkok telah terpaksa ditutup setelah sebuah laporan kejahatan diajukan kepada otoritas Tiongkok. Dikatakan bahwa situs tersebut telah ditutup pada tanggal 19 Januari. Asosiasi Distribusi Konten Luar Negeri, atau CODA, bekerja sama dengan ahli keamanan siber untuk mengidentifikasi operator dari Bato.To, yang dikatakan menjadi salah satu situs piracy manga terbesar di dunia. Konten yang diunggah secara ilegal termasuk manga Jepang.

Kisah Pilu Hibakusha Amerika: Perjuangan Tanpa Akhir Melawan Trauma Nuklir
Domestik • 29 Jan

Kisah Pilu Hibakusha Amerika: Perjuangan Tanpa Akhir Melawan Trauma Nuklir

Ernest Satoru Arai baru berusia 10 tahun ketika dunia memasuki era nuklir. Pada 6 Agustus 1945, anak keturunan Jepang-Amerika itu sedang berada di sekolah di Hiroshima ketika pasukan Amerika Serikat menjatuhkan bom atom yang menghancurkan kota tersebut. Arai menderita luka bakar parah dan paparan radiasi yang terus membekas dalam hidupnya sejak saat itu. Kini di usia 91 tahun, ia mengabdikan diri sebagai relawan perdamaian di Museum Memorial Perdamaian Hiroshima, membagikan pengalaman mengerikan yang dialaminya kepada pengunjung dari seluruh penjuru dunia.