BERITA JEPANG

Budaya

Jepang dan Pemuda ASEAN Gelar Pelayaran Pertukaran Budaya Tahunan
Budaya • 13 Feb

Jepang dan Pemuda ASEAN Gelar Pelayaran Pertukaran Budaya Tahunan

Jepang dan negara-negara ASEAN telah mengadakan pertukaran budaya di atas kapal pesiar selama lebih dari lima puluh tahun. Pelayaran tahun ini baru saja tiba di tujuan akhir, Bangkok. Lebih dari 170 anak muda ambil bagian dalam Program Kapal Pemuda Asia Tenggara dan Jepang (Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program / SSEAYP) tahun ini. Mereka berlayar dari Tokyo pada akhir Januari dan mengikuti program pertukaran serta diskusi selama berada di atas kapal. Mereka juga sempat singgah di Singapura dalam perjalanan.

Anniversary ke-45 Pac-Man: Ikon Game Klasik yang Terus Membentuk Budaya Pop
Gaming • 13 Feb

Anniversary ke-45 Pac-Man: Ikon Game Klasik yang Terus Membentuk Budaya Pop

Hampir semua orang akrab dengan Pac-Man, karakter kuning kecil yang melahap jalan di labirin dengan suara “waka-waka” khasnya. Game arkade klasik ini membantu meluncurkan video game Jepang ke panggung global, membuka jalan bagi Mario dan Pokémon. Si bola ikonik ini kini merayakan ulang tahunnya yang ke-45, dan tetap dikenal serta dicintai seperti biasa. Pac-Man dirilis pada tahun 1980 dan dirancang agar mudah dimainkan: Gamer mengarahkan karakter melalui labirin sambil menghindari hantu yang mengejarnya. Mudah dipelajari tetapi sulit dikuasai, game ini dengan cepat menyebar dari pusat game Jepang ke arkade di seluruh Amerika Serikat dan dunia.

Festival Akiba di Kochi: Aksi Lempar Galah Berbulu Pukau Pengunjung
Budaya • 13 Feb

Festival Akiba di Kochi: Aksi Lempar Galah Berbulu Pukau Pengunjung

Pengunjung festival berusia ratusan tahun di Jepang barat menantang dinginnya musim dingin demi menyaksikan atraksi utama yang mendebarkan — lemparan galah hias ke udara secara liar. Festival Akiba berlangsung di kota Niyodogawa, Prefektur Kochi, setiap bulan Februari. Festival ini konon telah ada sejak lebih dari 200 tahun lalu dan merupakan satu dari tiga festival besar di prefektur tersebut. Pada hari Rabu, warga yang berpakaian ala prajurit samurai dan pemadam kebakaran zaman dulu berparade menaiki bukit diiringi tabuhan drum dan seruling Jepang. Para pengusung kuil portabel (mikoshi) emas mengguncang-guncangkannya dengan penuh semangat selama pawai.

Festival Salju Sapporo Tarik Banyak Pengunjung di Hari Terakhir
Wisata • 11 Feb

Festival Salju Sapporo Tarik Banyak Pengunjung di Hari Terakhir

Festival salju tahunan di kota Sapporo, Jepang bagian utara, akan berakhir pada hari Rabu setelah menghibur pengunjung selama delapan hari. Festival Salju Sapporo di Prefektur Hokkaido dibuka pada tanggal 4 Februari. Lebih dari 200 patung salju dan es telah dipamerkan di tiga lokasi di kota tersebut. Di situs 4-chome lokasi utama Odori, sebuah patung raksasa yang menggambarkan harta karun nasional kuno menarik perhatian. Patung itu adalah figur tanah liat periode Jomon prasejarah yang ditemukan di Hokkaido.

Jepang Kucurkan 3,8 Juta Dolar Tambahan ke UNESCO untuk Pulihkan Aset Budaya Ukraina
Politik • 11 Feb

Jepang Kucurkan 3,8 Juta Dolar Tambahan ke UNESCO untuk Pulihkan Aset Budaya Ukraina

Jepang mengumumkan kontribusi baru sebesar 3,8 juta dolar AS ke Ukraina melalui UNESCO untuk membantu memperbaiki aset budaya yang rusak akibat invasi Rusia. UNESCO menyatakan hingga bulan lalu, lebih dari 500 situs budaya di Ukraina telah terverifikasi mengalami kerusakan. Situs-situs tersebut mencakup bangunan bersejarah dan bernilai seni tinggi. Pemerintah Jepang selama ini mendukung Ukraina melalui UNESCO untuk pemulihan properti budaya dan terkait lainnya di negara tersebut. Pejabat mengadakan upacara penandatanganan di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada hari Selasa untuk menandai kontribusi tambahan Jepang.

Unik! Warga Saga Berdandan Jadi Dewa Keberuntungan dan Kunjungi Rumah Penduduk
Budaya • 10 Feb

Unik! Warga Saga Berdandan Jadi Dewa Keberuntungan dan Kunjungi Rumah Penduduk

Warga yang menyamar sebagai tujuh dewa keberuntungan mengunjungi rumah-rumah untuk mendoakan panen yang melimpah dan kesehatan yang baik di prefektur Saga, Jepang barat, pada hari Minggu. Acara tradisional di Distrik Ane, Kota Kanzaki ini sudah ada sejak lebih dari tiga abad yang lalu. Anggota kelompok lokal yang berdedikasi untuk melestarikan acara tersebut berdandan seperti para dewa. Di distrik tersebut, tiga dari tujuh dewa – Jurojin, Fukurokuju, dan Benzaiten – diganti setiap tahun oleh seorang “kakek”, seorang “nenek”, dan seorang “menantu perempuan”.