BERITA JEPANG

Budaya

Tradisi Unik Perpisahan SMA Hida: Siswa Gifu Larungkan Tali Topi ke Sungai
Budaya • 02 Mar

Tradisi Unik Perpisahan SMA Hida: Siswa Gifu Larungkan Tali Topi ke Sungai

Para lulusan baru dari sebuah sekolah menengah atas di Prefektur Gifu, Jepang tengah, menggelar acara tradisional untuk mengucapkan selamat tinggal kepada almamater dan teman-teman mereka. Acara perpisahan tradisional yang dikenal sangat simbolis ini telah berlangsung selama lebih dari 80 tahun. Pada Minggu (1/3), lebih dari 200 lulusan SMA Hida di Kota Takayama mengikatkan tali putih dari topi siswa laki-laki dan syal putih dari seragam siswa perempuan menjadi satu rangkaian panjang.

Sasar Wisatawan Asing, Tiket Masuk Kastel Himeji Naik Drastis Jadi 2.500 Yen
Wisata • 01 Mar

Sasar Wisatawan Asing, Tiket Masuk Kastel Himeji Naik Drastis Jadi 2.500 Yen

Biaya masuk untuk Kastel Himeji di Jepang bagian barat telah dinaikkan dari 1.000 yen menjadi 2.500 yen (sekitar Rp260.000) bagi pengunjung berusia 18 tahun ke atas yang berasal dari luar Kota Himeji. Sementara itu, biaya bagi penduduk asli kota tersebut untuk kelompok usia yang sama tetap tidak berubah. Kenaikan tiket masuk untuk situs Warisan Dunia (World Heritage) ini mulai berlaku pada Minggu (1/3), menandai kenaikan pertama sejak tahun 2015 ketika perbaikan besar-besaran selesai dilakukan.

Tiga Aliran Utama Upacara Teh Beri Penghormatan kepada Legenda Sen no Rikyu
Umum • 28 Feb

Tiga Aliran Utama Upacara Teh Beri Penghormatan kepada Legenda Sen no Rikyu

Di ibu kota kuno Jepang, Kyoto, tiga kelompok yang mengajarkan gaya upacara teh tradisional yang didirikan oleh master abad ke-16, Sen no Rikyu, berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada pendiri legendaris mereka. Para pemimpin kelompok tersebut pada hari Sabtu mengunjungi kuil Daitoku-ji, yang tahun ini merayakan 700 tahun sejak pendiriannya. Mereka berpartisipasi dalam upacara di depan patung Rikyu yang jarang diperlihatkan kepada publik maupun dipindahkan dari lokasinya. Pada bulan Oktober mendatang, patung tersebut akan dipamerkan untuk pertama kalinya di Museum Nasional Tokyo.

Tradisi 'Kajimaya' di Okinawa: Merayakan Ulang Tahun ke-97 dengan Suka Cita
Budaya • 27 Feb

Tradisi 'Kajimaya' di Okinawa: Merayakan Ulang Tahun ke-97 dengan Suka Cita

Masyarakat di Prefektur Okinawa, wilayah barat daya Jepang, merayakan warga mereka yang telah mencapai usia 97 tahun berdasarkan cara penghitungan usia tradisional Jepang. Tiga orang dihormati dalam acara “kajimaya” di distrik Ohama, Kota Ishigaki, pada hari Rabu. Perayaan umur panjang ini diadakan di berbagai lokasi di seluruh Okinawa. “Kajimaya” berarti kincir angin dalam dialek lokal. Legenda setempat mengatakan bahwa orang-orang akan kembali menjadi anak-anak di dalam hati mereka saat mencapai usia 97 tahun. Dalam penghitungan usia tradisional, seseorang dianggap berusia satu tahun saat lahir dan usianya bertambah setiap tanggal 1 Januari.

Penulis Myanmar Ma Thida Tur Ceramah di Jepang: 'Literasi adalah Senjata Demokrasi'
Budaya • 24 Feb

Penulis Myanmar Ma Thida Tur Ceramah di Jepang: 'Literasi adalah Senjata Demokrasi'

Penulis peraih penghargaan asal Myanmar, Ma Thida, menegaskan bahwa membaca dan berpikir kritis adalah alat perlawanan yang esensial—sekaligus fondasi bagi demokrasi masa depan. Berbicara dalam tur ceramah di tiga kota di Jepang, mantan tahanan politik yang kini hidup dalam pengasingan di Jerman ini merefleksikan kondisi Myanmar pasca-kudeta, di mana militer terus mengokohkan kekuasaannya meski mengklaim tengah kembali ke pemerintahan sipil. Ma Thida mengunjungi Tokyo, Nagoya, dan Osaka, di mana ia mengimbau hadirin untuk membaca secara luas. Ia berargumen bahwa sastra mempertajam kesadaran dan memperkuat kemampuan berpikir kritis—senjata paling ampuh untuk perlawanan dan transformasi menuju demokrasi.

Lomba Mengeruk Salju Digelar di Prefektur Yamagata, Jepang Timur Laut
Budaya • 23 Feb

Lomba Mengeruk Salju Digelar di Prefektur Yamagata, Jepang Timur Laut

Lebih dari 200 orang antusias mengikuti kompetisi mengeruk salju yang unik di wilayah yang terkenal dengan curah salju tebal dan pemandian air panasnya, yakni Prefektur Yamagata, Jepang bagian timur laut, pada hari Minggu. Kompetisi tahunan bernama Jimendashi ini diadakan di distrik Hijiori, desa Ohkura. Nama Jimendashi dapat diterjemahkan secara kasar sebagai “menggali mata air pertama”. Sebanyak 227 peserta yang tergabung dalam 44 tim turut ambil bagian. Mereka datang dari berbagai wilayah seperti Tokyo dan Kansai. Peserta dituntut menggali tumpukan salju hingga menyentuh tanah. Acara ini sengaja digelar pada periode ini untuk menarik minat para wisatawan mengunjungi pemandian air panas lokal setempat.