BERITA JEPANG

Bisnis

Pembuat Chip Jepang Rapidus Raih Investasi Hampir 1,7 Miliar Dolar dari Pemerintah dan Swasta
Bisnis • 27 Feb

Pembuat Chip Jepang Rapidus Raih Investasi Hampir 1,7 Miliar Dolar dari Pemerintah dan Swasta

Pembuat chip asal Jepang, Rapidus, telah berhasil menghimpun dana sebesar 267,6 miliar yen, atau setara dengan 1,7 miliar dolar AS, dalam bentuk investasi dari pemerintah dan sektor swasta, menurut data dari kementerian industri. Kementerian menyatakan bahwa hingga hari Kamis, pemerintah telah menginvestasikan 643 juta dolar, sementara sekitar 30 perusahaan sektor swasta telah menyuntikkan dana sebesar 1,1 miliar dolar. Sebagai investor tunggal terbesar, pemerintah kini menjadi pemegang saham utama. Namun, pemerintah akan membatasi hak suaranya hanya sebesar 11,5 persen. Kementerian menjelaskan bahwa pembatasan ini bertujuan untuk mengurangi campur tangan resmi dan memastikan lingkungan di mana keputusan manajemen dapat diambil dengan cepat.

Inflasi Konsumen Tokyo Melambat Menjadi 1,8 Persen pada Februari 2026
Bisnis • 27 Feb

Inflasi Konsumen Tokyo Melambat Menjadi 1,8 Persen pada Februari 2026

Harga konsumen di Tokyo naik lebih lambat pada bulan Februari dibandingkan bulan sebelumnya. Subsidi pemerintah membantu menurunkan biaya penggunaan gas dan listrik. Data sementara dari kementerian urusan dalam negeri menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) untuk 23 distrik di ibu kota naik 1,8 persen dibandingkan tahun lalu. Angka ini 0,2 poin persentase lebih lambat dibandingkan bulan Januari. Ini juga merupakan pertama kalinya sejak Oktober 2024 tingkat inflasi turun di bawah 2 persen. Angka ini mengecualikan harga makanan segar yang fluktuatif.

Amerika Serikat Akan Naikkan Tarif Impor Menjadi 15 Persen, Berpotensi Dampak Ekspor Jepang
Bisnis • 27 Feb

Amerika Serikat Akan Naikkan Tarif Impor Menjadi 15 Persen, Berpotensi Dampak Ekspor Jepang

Perwakilan Dagang Amerika Serikat menyatakan bahwa Washington bersiap untuk menaikkan tarif impor dari 10 persen menjadi 15 persen, sebuah langkah yang dapat berdampak pada Jepang dan banyak negara lainnya. Pungutan tersebut menggantikan beberapa tarif sebelumnya yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump, yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung (Supreme Court) pekan lalu. Pejabat Jamieson Greer mengatakan kepada Bloomberg TV pada hari Rabu bahwa Trump akan menaikkan tarif untuk beberapa negara “dalam beberapa hari mendatang.”

Dewan Nasional Jepang Gelar Pertemuan Pertama Bahas Reformasi Pajak dan Jaminan Sosial
Politik • 26 Feb

Dewan Nasional Jepang Gelar Pertemuan Pertama Bahas Reformasi Pajak dan Jaminan Sosial

Dewan Nasional non-partisan Jepang telah menggelar pertemuan pertamanya. Dewan tersebut merencanakan untuk merundingkan pengenalan sistem kredit pajak yang dapat dikembalikan (refundable tax credit). Selain itu, mereka juga akan membahas penghapusan pajak konsumsi untuk bahan pangan selama dua tahun ke depan. Perwakilan pemerintah dan partai-partai politik berkumpul dalam pertemuan tersebut pada hari Kamis. Perdana Menteri Takaichi Sanae, jajaran menteri kabinet, pejabat Partai Demokrat Liberal (LDP), pemimpin bersama Partai Inovasi Jepang, serta pemimpin partai oposisi Team Mirai turut berpartisipasi.

Indeks Nikkei 225 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa!
Bisnis • 25 Feb

Indeks Nikkei 225 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa!

Indeks acuan Bursa Saham Tokyo mencatat rekor tertinggi intraday baru pada hari Rabu pagi. Lonjakan ini terjadi menyusul reli pasar saham yang berlangsung semalaman di New York, utamanya dipimpin oleh indeks Nasdaq yang padat saham teknologi beserta indeks-indeks ekuitas utama lainnya. Nikkei 225 langsung melesat naik begitu bursa dibuka—didorong oleh penguatan saham-saham terkait semikonduktor. Indeks tersebut bahkan sempat melampaui rekor sebelumnya sebesar 58.015 yang tercatat pada 12 Februari lalu.

China Tambah 20 Perusahaan Jepang ke Daftar Kontrol Ekspor, Apa Dampaknya?
Bisnis • 24 Feb

China Tambah 20 Perusahaan Jepang ke Daftar Kontrol Ekspor, Apa Dampaknya?

China mengumumkan akan melarang ekspor barang-barang yang memiliki kegunaan sipil maupun militer (dual-use) ke 20 perusahaan dan entitas Jepang tambahan. Beijing mengklaim entitas-entitas tersebut terlibat dalam peningkatan kapabilitas militer Jepang. Kementerian Perdagangan China pada hari Selasa secara resmi memasukkan 20 perusahaan dan kelompok tersebut ke dalam daftar kontrol ekspornya. Di antara entitas yang masuk daftar terdapat anak perusahaan dari produsen mesin besar yang bergerak di bidang pertahanan, seperti Mitsubishi Heavy Industries, Kawasaki Heavy Industries, dan IHI. Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA) serta Akademi Pertahanan Nasional juga turut dimasukkan.