BERITA JEPANG

Bisnis

Demon Slayer dan Kokuho Bawa Box Office Jepang Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa 2025
Hiburan & Entertainment • 28 Jan

Demon Slayer dan Kokuho Bawa Box Office Jepang Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa 2025

Industri perfilman Jepang sedang merayakan tahun emasnya. Pendapatan box office di Negeri Sakura dilaporkan telah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada tahun 2025, didorong oleh kesuksesan fenomenal dari film blockbuster seperti Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle dan film drama sejarah Kokuho. Asosiasi Produser Film Jepang (MPPAJ) mengumumkan pencapaian ini dalam konferensi pers di Tokyo pada hari Rabu. Total pendapatan box office tahun lalu untuk gabungan film domestik dan asing mencapai angka fantastis 274,45 miliar yen (sekitar Rp 28 triliun).

Risalah BOJ Ungkap Strategi Baru: Suku Bunga Tertinggi dalam 30 Tahun
Bisnis • 28 Jan

Risalah BOJ Ungkap Strategi Baru: Suku Bunga Tertinggi dalam 30 Tahun

Risalah pertemuan Bank of Japan (BOJ) bulan Desember menyoroti diskusi intensif para pembuat kebijakan mengenai pemantauan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang. Selain itu, prospek kenaikan upah juga menjadi topik utama dalam pertimbangan mereka. Dalam pertemuan tersebut, para pembuat kebijakan secara bulat menyetujui keputusan bersejarah untuk menaikkan suku bunga acuan BOJ menjadi sekitar 0,75 persen. Angka ini menandai level suku bunga tertinggi di Jepang dalam 30 tahun terakhir. Optimisme Upah 2026 Risalah yang dirilis pada hari Rabu mengungkapkan bahwa banyak anggota dewan sepakat mengenai prospek positif pendapatan pekerja. Mereka menyatakan “kemungkinan besar perusahaan-perusahaan akan terus menaikkan upah secara stabil pada tahun 2026.”

Skandal Prudential Life! OJK Jepang Serbu Kantor Asuransi Raksasa AS
Bisnis • 27 Jan

Skandal Prudential Life! OJK Jepang Serbu Kantor Asuransi Raksasa AS

Otoritas Jasa Keuangan (FSA) Jepang telah memutuskan untuk melakukan inspeksi mendadak (on-site inspection) terhadap Prudential Life Insurance. Langkah drastis ini diambil menyusul terungkapnya skandal penipuan massal yang melibatkan karyawan perusahaan tersebut dalam penggelapan jutaan dolar dana nasabah. Unit Jepang dari raksasa asuransi Prudential Financial yang berbasis di Amerika Serikat tersebut mengungkapkan awal bulan ini bahwa lebih dari 100 mantan karyawan dan karyawan aktif terlibat dalam skema penipuan. Total kerugian diperkirakan mencapai 3,1 miliar yen (sekitar 20 juta dolar AS) dalam serangkaian pelanggaran yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Langgar Aturan 'Minpaku'! Pemilik Penginapan Ilegal di Tokyo Dipolisikan
Wisata • 27 Jan

Langgar Aturan 'Minpaku'! Pemilik Penginapan Ilegal di Tokyo Dipolisikan

Polisi Tokyo telah melimpahkan berkas perkara dua orang yang dicurigai mengoperasikan penginapan pribadi (“minpaku”) secara ilegal ke kejaksaan. Mereka diduga melanggar peraturan daerah Distrik Arakawa (Arakawa Ward). Ini adalah kasus pertama yang dikirim ke jaksa di bawah Undang-Undang Bisnis Penginapan Swasta (Private Lodging Business Act) yang mulai berlaku sejak 2018. Undang-undang nasional tersebut sebenarnya mengizinkan pemilik properti pribadi untuk menyewakan akomodasi mereka kepada tamu hingga maksimal 180 malam dalam setahun. Namun, peraturan daerah Distrik Arakawa menetapkan aturan yang lebih ketat: melarang tamu menginap dari pukul 12 siang hari Senin hingga pukul 12 siang hari Sabtu (kecuali hari libur nasional) demi melindungi ketenangan lingkungan warga setempat.

Tuntutan Naik Gaji 5%! Buruh Jepang Desak Pengusaha di Tengah Inflasi
Bisnis • 27 Jan

Tuntutan Naik Gaji 5%! Buruh Jepang Desak Pengusaha di Tengah Inflasi

Para pemimpin bisnis dan perwakilan buruh di Jepang telah resmi memulai perundingan gaji tahunan musim semi, atau yang dikenal sebagai Shunto. Fokus utama tahun ini adalah apakah kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan untuk menaikkan upah di atas tingkat inflasi yang terus menekan daya beli masyarakat. Kepala Federasi Bisnis Jepang (Keidanren) dan Konfederasi Serikat Pekerja Jepang (Rengo) mengadakan pertemuan pembuka pada hari Selasa untuk menetapkan nada perundingan. Ketua Keidanren, Yoshinobu Tsutsui, mengatakan dalam pertemuan tersebut: “Perhatian publik terhadap kenaikan gaji semakin besar di tengah harga-harga yang terus naik dan kekurangan tenaga kerja yang semakin parah. Kenaikan gaji pokok (base pay) akan menjadi topik utama dalam pembicaraan kali ini. Kami meminta semua perusahaan anggota untuk melakukan diskusi secara aktif dan konstruktif.”

Sejarah Terulang! Produksi Baja Jepang Anjlok ke Posisi 4 Dunia, Kalah dari AS
Bisnis • 27 Jan

Sejarah Terulang! Produksi Baja Jepang Anjlok ke Posisi 4 Dunia, Kalah dari AS

Produksi baja mentah Jepang telah turun menjadi peringkat keempat di dunia untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun. Angka ini adalah indikator kunci kekuatan industri manufaktur global. Asosiasi Baja Dunia (World Steel Association) melaporkan bahwa Jepang memproduksi sekitar 80 juta ton baja mentah pada tahun 2025. Angka ini turun 4 persen dari tahun sebelumnya, menempatkan Jepang di belakang Tiongkok, India, dan Amerika Serikat. Produksi baja mentah Jepang meningkat pesat setelah Perang Dunia II karena permintaan rekonstruksi pasca-perang. Angka tersebut sempat mencapai 100 juta ton selama era pertumbuhan ekonomi tinggi pada tahun 1970-an, tetapi terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.